Halo sahabat tumis tumis Selamat siang dan selamat beraktifitas. Bagi para pecinta bahasa Arab tentunya tidak asing dengan bahasa Arab amiyah atau orang-orang sering menyebutnya bahasa Arab pasaran, dialek bahasa Arab amiyah berbeda-beda di kawasan Timur Tengah termasuk di kawasan Afrika Utara seperti Mesir Maroko Tunisia Libya mauritania dan Sudan.
Salah satu dialek yang banyak digunakan di Timur Tengah adalah dialek Arab levantin Levantine. Dialek ini sering disebut juga dengan istilah amiyah samiah Iya atau bahasa Syam. Pada kenyataannya dialek levantin dipakai di beberapa wilayah seperti Lebanon Syria Yordania dan Palestina.
Ciri khas dari diare Arab levantin adalah ya bahasanya lebih ringan santai dan cepat diucapkan, oleh karena itu dialek levantin ini banyak dipakai di beberapa film-film video-video dan lirik-lirik lagu Arab. Dialek levantin juga dipakai dalam percakapan santai sehari-hari khususnya di kawasan tersebut. Dalam bahasa levantin harokat biasanya tidak ditulis beberapa Gaya penulisannya menggabungkan antara gaya penulisan ilmiah dan Fusha.
Cikal bakal lahirnya bahasa arab laevantine adalah pengaruh bahasa aram yang berada di kawasan syam. ketika Islam mulai meyebar ke berbagai wilayah di timur tengah sekitar tahun 634 H atau abad ke 7 M terjadi kontak bahasa yang panjang antara bahasa arab dengan bahasa aram, bahasa arab mulai banyak digunakan untuk urusan administrasi, perdagangan dan tentunya sebagai bahasa agama. sehingga bahasa syami atau levantine lahir dari percampuran antara bahasa arab klasik dengan bahasa lokal aram. bahkan dalam perkembangannya bahasa arab levantine juga mengadopsi beberapa istilah dari bahasa turki dan eropa.
Bersambung

